Jual Hadroh Medan Sumatera Utara 0852-3836-4221

Jual Hadroh Medan Sumatera Utara

Jual hadroh Medan Sumatera Utara adalah tempat menjaual hadroh dengan kualitas terbaik. Medan merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Utara dan menjadi kota terbesar ketiga di Indonesia. Dengan luas wilayah 265,10 km dan kepadatan penduduk 8,008 / km, kota ini terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, serta nomor satu terbesar di luar Jawa.

Ada berbagai etnis yang mendiami kota Medan ini. Suku bangsa tersebut adalah: Melayu (pribumi), Batak, Karo, Aceh, Minangkabau, Jawa, Tamil, dan Tionghoa.

Setiap suku bangsa memiliki bahasanya masing-masing yang masih digunakan sampai sekarang. Bahasa. Pengajaran di Medan menggunakan bahasa Indonesia, meskipun setiap suku di Medan masih menggunakan bahasa sukunya sendiri.

Medan juga memiliki berbagai agama dan kepercayaan. Seperti apa sih Islam hadir di kota Medan dan bagaimana kehidupan multikultural di kota yang terkenal dengan suku Bataknya yang keras?

Kehidupan Beragama di Medan

Medan memiliki keragaman agama di antara penduduknya. Keragaman agama di Medan digambarkan dengan persentase pemeluk agamanya yang mana Islam 68,83%, Protestan 20,27%, Buddha 8,79%, Katolik 2,79%, Hindu 0,44%, dan lainnya 0,85%. Keyakinan lain yang dianut adalah Parmalim, Sikh, dan Ahmadiyyah.

Rumah ibadah yang besar dan megah juga terletak di kota Medan dan menjadi ekspresi religius para umatnya. Rumah ibadah yang hadir di Medan tidak hanya menjadi simbol agama saja, namun banyak penganut agamanya yang setia tidak sungkan bersedekah demi terwujudnya rumah ibadah yang bagus, besar dan mewah.

Mereka juga bahu membahu menggalang dana agar rumah ibadah bisa berdiri dengan baik. Jadi tidak mengherankan bahwa di kota medan ada banyak sekali rumah ibadah yang indah, megah, mewah dan besar. Beberapa tempat ibadah yang dimaksud adalah :

  1. Masjid Raya Medan atau Masjid Agung
  2. Gereja HKBP Sudirman
  3. Kuil Maria Annai Velangkanni (Buddha)
  4. Kuil Sri Mariamman Maha (Hindu)
  5. Kuil Maitreya (Budha)
  6. Vihara Gunung Timur (Budha)
  7. Pura Agung Raksa Bhuana (Hindu Bali).

Ada beberapa rumah ibadah yang letaknya bahkan berdekatan. Tempat ibadah yang unik terletak di dalam wilayah yang sama. Lokasi tepatnya berada di kawasan Kampung Keling di pusat kota Medan.

Daerah ini mayoritas penduduknya adalah suku Indian Tamil yang memiliki kulit hitam dan disebut ‘Keling’. Ya, begitu daerah ini lebih dikenal dengan kampung Keling. Awalnya daerah ini bernama kampung Madras.

Islam di Kota Medan

Meski Islam bukanlah agama mayoritas di kota Medan Sumatera Utara, faktanya tonggak Islam di nusantara ini munculnya juga dari Medan. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan provinsi tersebut menyimpan banyak mushaf (manuskrip) Alquran kuno, termasuk di Kabupaten Barus di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kabupaten itu menjadi tempat Islam pertama kali masuk ke Sumatera Utara, dan di Kabupaten Simalungun. Medan kemudian membangun sebuah museum untuk menyimpan koleksi alquran zaman dahulu.

Museum Sejarah Alquran resmi diluncurkan di Medan, Sumatera Utara dan menampung koleksi setidaknya 22 mushaf kuno (manuskrip), termasuk yang tertua di negara ini. Setelah menjelajahi beberapa daerah di Sumatera Utara, pemerintah menemukan beberapa Alquran kuno yang berusia lebih dari 250 tahun.

Semua yang ditemukan sekarang dipajang di Museum Sejarah Alquran dan ia berharap masyarakat dapat membantu melestarikan mushaf dan mendidik generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada sejarawan Ichwan Azhari yang menemukan mushaf dan memprakarsai museum tersebut.

Ichwan mengatakan mushaf tertua yang dipajang di museum itu dibuat pada tahun 1070 dari kalender Islam, atau 1660. Sumatera Utara memiliki banyak sekali mushaf Alquran yang menjadi catatan sejarah perkembangan Islam di Indonesia.

Jika Anda sedang berada di Medan, Anda bisa mengunjungi  Museum Sejarah Alquran dan melihat kesenian Islam di kota ini, salah satunya adalah seni hadroh.

Alat Musik Hadroh

Jual Hadroh Medan Sumatera Utara

Orang-orang di Dunia Arab telah menggabungkan sejumlah instrumen yang terdengar unik dan mengembangkan berbagai ritme yang membentuk apa yang akan menjadi salah satu genre musik terbesar dan paling beragam di dunia.

Dari rebana hingga darbuka, musik hadroh ini telah membentuk kebudayaan baru musik Islam di Sumatera Utara. Hadroh kemudian menjadi musik yang banyak dinikmati dan kemudian menjadi bagian dari banyak karya musik di seluruh dunia. Jika Anda membutuhkan peralatan hadroh silahkan hubungi arrahmanrebana tempat Jual Hadroh Banda Aceh dan Jual Hadroh Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Ada sejumlah alat musik hadroh  yang banyak digunakan di provinsi Sumatera Utara. Beberapa perlengkapan hadroh itu adalah :

  1. Rebana

Rebana mungkin adalah salah satu alat musik Arab paling terkemuka sepanjang masa. Alat hadroh ini berbentuk seperti drum besar yang menggunakan telapak tangan pemain untuk menghasil bunyi.

Rebana memiliki suara yang mengharmonisasi sebuah nyanyian hadroh. Rebana ternyata adalah elemen musik rakyat yang sangat populer di Timur Tengah, terutama Mesir dan Suriah.

  1. Darbuka

Darbuka sama seperti drum yang dimainkan dengan tangan. Alat ini mempunyai bentuk seperti kerucut. Alat hadroh ini disa dibuat dari tembikar atau logam. Kalau di negara Arab, darbuka ini juga disebut dengan istilah tablah.

  1. Keprak

Nah, kalau keprak ini hampir seperti gendang yang mana cara mainnya adalah dipukul dengan tangan. Keprak menghasilkan suara yang cukup nyaring. Alat hadroh satu ini dibuat dari kulit hewan, yakni kambing atau bisa juga sapi.

Di Medan, masih ada banyak sekali pertunjukan seni hadroh di beberapa tempat. Tertarik untuk belajar hadroh? Coba beli saja alat-alatnya seperti yang dijelaskan di atas dan mulailah belajar. Jual hadroh Medan Sumatera Utara siap memfasilitasi kebutuhan alat hadroh Anda selengkap mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Hallo, Arrahman Jual Alat Hadroh. Ada yang bisa kami bantu?